About

SEJARAH

Berdiri sejak 5 Mei1982 di provinsi Surabaya, di wilayah timur pulau Jawa, Indonesia, PT. Surya Dermato Medica Laboratories (PT. SDM) berkeinginan untuk pengadaan produk perawatan kulit yang baik dalam wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Termotivasi untuk melestarikan keindahan Indonesia, sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dimilikinya, Rusdy Susetyo Budi seorang figur dermatolog yang rendah hati merasa terpanggil untuk dapat memberikan yang terbaik dalam perawatan kulit sehat.

Seiring berjalannya waktu, fungsi kosmetik dan perawatan kulit-pun semakin krusial dan dibutuhkan. Pada tahun 1986, PT. SDM yang telah berpengalaman melakukan ekspansi dalam penciptaan produk-produk non beta antiobiotik, dan terus melakukan perbaikan dan peluasan area sesuai dengan ketentuan eGMP.

Pada tahun 1995, akhirnya PT. SDM mendapat sertifikasi cGMP dengan luas yang terdiri dari gedung perkantoran dan pabrik, dengan setiap lantai yang berluas 84 x 36 meter persegi.

Renovasi area pabrik terus dilakukan pada tahun 2005 dengan penambahan satu lantai, hingga sampai saat ini PT. SDM terdiri dari gedung perkantoran (3 lantai), dan area pabrik (3 lantai) yang berseberangan satu sama lain di wilayah Komplek Industri Rungkut III/31, Surabaya ? Jawa Timur, Indonesia.

AKTIFITAS

  1. Aktifitas Farmasi

    Sejak 5 Mei 1982 aktifitas utama farmasi PT. SDM mencakup semua tahapan produksi obat dan kosmetik, sesuai dengan lisensi industri farmasi No. 0788/A/SK/PAB/V/82 dari Departemen Kesahatan Republik Indonesia. Adapun tahapan tersebut mulai dari penerimaan dan penyimpanan material awal, penimbangan, pengolahan, pengisian primer, pengepakan sekunder, penyimpanan produk akhir, hingga pendistribusian ke setiap distributor resmi.

    Dalam setiap aktifitas yang berjalan senantiasa dilakukan pengendalian mutu, untuk memastikan bahwa setiap tahapan produksi telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan pemerintah.

    Selain itu, PT. SDM juga melakukan analisis kontrol kualitas dan evaluasi bahan awal, produk ruahan, produk antara, dan produk jadi.

  2. Aktifitas Non-Farmasi

    Adapaun aktifitas non-farmasi PT. SDM meliputi; administrasi, pembelian, akuntansi, dan penjualan produk perdagangan untuk memberikan pelayanan yang baik memuaskan bagi pelanggan dan konsumen.

VISI & MISI

Visi :

  • Sebuah perusahaan yang didedikasikan untuk dermatologi dan perawatan kulit sehat di Indonesia.

Misi :

  • Memproduksi dan menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dan sesuai dengan permintaan pasar terkini
  • Meningkatkan sumber daya manusia dalam rangka mengembangkan industri farmasi nasional yang baik
  • Meningkatkan semua kepentingan bisnis perusahaan asosiasi, termasuk pemegang saham, karyawan, dan pemerintah

SISTEM PENGENDALIAN MUTU

Dalam rangka mencapai visi dan melaksanakan misi yang telah diembannya, manajemen PT. SDM bertanggung jawab penuh untuk mencapai tujuan melalui kebijakan mutu, dimana hal tersebut dibutuhkan partisipasi, dan komitmen tinggi dari seluruh departemen PT. SDM, pemasok, dan distributor.

Untuk melakukan dan membangun sistem manajemen mutu yang konsisten dan dapat diandalkan telah sesui dengan kebutuhan, seperti yang telah dirancang dan dilaksanakan sepenuhnya.

Prinsip-prinsip dasar sistem manajemen mutu adalah sebagai berikut:

  • Seorang infrastruktur atau sistem kualitas yang baik, meliputi struktur organisasi, prosedur, proses, dan sumber daya manusia kompeten
  • Sebuah tindakan sistematis diperlukan untuk mencapai nilai jaminan yang tinggi, untuk menghasilkan produk-produk berkualitas yang konsisten, sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dan memiliki standarisasi.

Konsep desain dan implementasi sistem manajemen mutu adalah bagian dari tanggung jawab Jaminan Kualitas, dengan partisipasi dan dukungan dari semua bagian terkait dalam manajemen perusahaan. Dalam rangka mendukung pembentukan kualitas yang konsisten, sehingga inspeksi dan kualitas program audit, dan ulasan untuk merilis produk jadi menjadi fokus utama sistem manajemen perusahaan.

Jaminan Kualitas dibagi menjadi tiga (3) bagian, yang Dokumentasi Sistem, Review dan Release, dan Kegiatan Validasi.

Sistem Dokumentasi – Bertanggung jawab untuk mengimplementasikan sistem dokumentasi dan pengendalian mutu, termasuk sosialisasi dan pelatihan yang terkait.

Kajian dan Peninjauan – Bertanggung jawab untuk evaluasi dan peninjauan dokumen GMP, perdagangan batch catatan rilis ulasan untuk produk jadi / penolakan untuk distribusi pasar, juga …. Dan tindak lanjut hasil review.

Aktiftas Validasi – Bertanggung jawab untuk mengatur validasi dan program, mengkoordinasikan pelaksanaan validasi, dan laporan hasil validasi.

Selain itu, pemasok bahan awal juga menjadi pertimbangan dan perhatian khusus dalam sistem manajemen mutu. Pemasok dipilih berdasarkan kualitas dan kesesuaian jenis-jenis yang disertakan dengan semua persyaratan, jadwal pengiriman faktual, layanan purna jual, dan harga yang kompetitif.

Dari semua dokumen yang terkait dengan kondisi produksi, hasil analisis dan / atau kontrol di-proses, batch semua kajian dokumentasi, penyimpangan dari prosedur kajian ditentukan, kesesuaian dengan spesifikasi produk jadi dan selesai pemeriksaan pada paket akhir.

Kajian produk kualitas dilakukan secara periodik untuk semua produk terdaftar, termasuk produk yang diekspor, bertujuan untuk secara konsisten memberikan bukti tertulis, kesesuaian bahan baku, bahan kemasan, dan spesifikasi produk akhir. Dalam kaitannya untuk mengevaluasi tren dan mengidentifikasi setiap diperlukan tindak lanjut tindakan untuk produk dan proses dengan pertimbangan dari tinjauan sebelumnya.